Jujur, dulu waktu pertama kali berniat mau jalan-jalan sendirian, saya sempat maju mundur. Bukan cuma takut kesepian, tapi pikiran lebih didominasi urusan keamanan: “Nanti kalau nyasar gimana?”, “Aman enggak ya buat jalan malam?”, atau “Nanti makan sendirian kelihatan aneh enggak ya?”.
Ternyata, begitu nekat mencoba, solo traveling justru jadi salah satu pengalaman paling membebaskan. Nggak ada drama nungguin teman dandan jam-jaman, nggak ada kompromi rute itinerary, dan semua keputusan ada di tangan kita sendiri.
Tapi ingat, suksesnya liburan sendiri sangat bergantung pada pemilihan destinasi. Tidak semua kota cocok dijadikan lokasi awal. Kamu butuh kota ramah solo traveler yang punya transportasi umum tertata, masyarakat lokal yang terbuka, serta tingkat keamanan yang terjaga.
Di artikel ini, saya merangkum daftar kota aman untuk solo traveler terbaik di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara, lengkap dengan estimasi biaya harian dan tips praktisnya.

Kriteria Kota Aman untuk Solo Traveler Pemula
Sebelum masuk ke daftar destinasi, ada beberapa indikator utama yang menentukan apakah suatu daerah layak disebut sebagai kota ramah solo traveler:
- Transportasi Umum Mudah & Jelas: Ada pilihan ride-hailing (Gojek/Grab), MRT, atau bus kota yang ramah turis.
- Tingkat Kriminalitas Rendah: Terutama di kawasan wisata, pusat akomodasi, dan area transportasi.
- Pilihan Akomodasi Ramah Kantong: Banyak pilihan social hostel atau guesthouse bersih untuk bertemu sesama backpacker solo Indonesia maupun internasional.
- Biaya Hidup Fleksibel: Ramah untuk budget traveler maupun yang ingin sedikit kenyamanan ekstra.
Estimasi Biaya Harian Solo Traveling Asia Tenggara & Indonesia
Sebagai gambaran awal sebelum menyusun anggaran, berikut adalah perbandingan estimasi pengeluaran harian di tiap kota (tidak termasuk tiket pesawat dan penginapan):
| Kota | Est. Biaya Harian (Rp) | Tingkat Keamanan | Keunggulan Utama |
| Yogyakarta | Rp150.000 – Rp250.000 | Sangat Tinggi | Budaya, Kuliner Murah, Ramah Pemula |
| Chiang Mai | Rp200.000 – Rp350.000 | Tinggi | Digital Nomad, Cafe, Atmosphere Tenang |
| Ubud (Bali) | Rp250.000 – Rp450.000 | Tinggi | Wellness, Yoga, Nature, Healing |
| Singapura | Rp700.000 – Rp1.200.000 | Sangat Tinggi | Modern, Transportasi Terbaik, Sangat Aman |
| Hanoi | Rp180.000 – Rp300.000 | Sedang – Tinggi | Street Food, Budaya, Murah |
| Kuala Lumpur | Rp300.000 – Rp500.000 | Tinggi | City Trip, Wisata Belanja, Transportasi |
| Penang | Rp200.000 – Rp350.000 | Tinggi | Heritage, Kuliner Legend, Walkable |
| Bandung | Rp150.000 – Rp280.000 | Tinggi | Weekend Getaway, Cafe Hopping |
| Da Nang & Hoi An | Rp200.000 – Rp350.000 | Tinggi | Pantai, Kota Tua Estetik, Santai |
Rekomendasi Destinasi Solo Traveler Indonesia
1. Yogyakarta: Kota Ramah Solo Traveler Paling Ideal untuk Pemula
Kalau kamu belum pernah jalan sendirian sama sekali, Yogyakarta adalah jawaban paling aman. Warga lokalnya terkenal sangat sopan dan ramah pada pendatang. Wilayah pusat kotanya relatif ringkas, berpusat dari kawasan Malioboro hingga Jalan Prawirotaman yang populer di kalangan backpacker.
Di Jogja, kamu bisa mengunjungi Candi Prambanan, eksplorasi Taman Sari, hingga nongkrong di angkringan malam hari tanpa merasa canggung meskipun datang sendirian.
โ๏ธ Tips Hemat: Pesan hotel budget atau hostel estetik di kawasan Prawirotaman atau Tirtodipuran untuk suasana yang santai dan dekat dengan sesama traveler.
2. Ubud (Bali): Destinasi Solo Traveler Indonesia untuk Healing & Self-Care
Bali memang selalu jadi favorit, tetapi kalau dicari kawasan yang paling tenang bagi seorang yang berjalan sendiri, Ubud adalah pemenangnya. Berbeda dengan Canggu atau Seminyak yang didominasi suasana pesta, Ubud menawarkan suasana pedesaan, sawah hijau, serta pusat kegiatan yoga dan meditasi.
Ubud sangat cocok dijadikan pilihan destinasi solo traveler Indonesia jika tujuan utamamu adalah rehat sejenak dari hiruk-pikuk pekerjaan (workation).
๐จ Rekomendasi Akomodasi: Gunakan Agoda untuk menemukan vila privat menengah atau guest house dengan pemandangan sawah di Ubud.
3. Bandung: Kota Aman untuk Solo Traveler Liburan Singkat (Weekend Getaway)
Untuk kamu yang tinggal di area Jabodetabek dan ingin merasakan pengalaman solo traveling pertama tanpa harus pergi jauh, Bandung adalah opsi terbaik. Transportasi berbasis aplikasi sangat mudah ditemukan, pilihan kuliner melimpah, dan banyak tempat ngopi yang nyaman untuk duduk sendirian sambil membaca buku atau bekerja.
Rekomendasi Solo Traveling Asia Tenggara
4. Chiang Mai (Thailand): Surga Solo Traveling Asia Tenggara & Digital Nomad
Chiang Mai di Thailand Utara secara konsisten masuk dalam jajaran kota ramah solo traveler terbaik di level internasional. Kota ini tidak sesibuk Bangkok, namun memiliki infrastruktur turis yang sangat matang. Area Old City dikelilingi benteng bersejarah dan kuil-kuil indah yang sangat aman untuk dijelajahi dengan berjalan kaki.
Bagi kamu yang menyukai wisata kuliner malam (night market) dan suasana kafe yang tenang, Chiang Mai wajib masuk dalam bucket list.
๐๏ธ Aktivitas Wajib: Ikuti kelas memasak kuliner khas Thailand atau tur seharian ke Doi Inthanon National Park.
5. Singapura: Kota Paling Aman untuk Solo Traveler Tanpa Risiko
Ingin mencoba perjalanan luar negeri pertama seorang diri? Singapura adalah pilihan dengan tingkat risiko paling rendah. Sistem transportasi umum MRT dan Bus di negara ini sangat tertata, petunjuk jalan menggunakan bahasa Inggris yang jelas, dan tingkat kejahatan jalanan sangat minim.
Meskipun biaya hidupnya lebih tinggi dibandingkan kota lain di Asia Tenggara, kenyamanan dan kepastian yang ditawarkan Singapura sangat sepadan bagi first-timer.
๐ Tips Transportasi: Beli Singapore Tourist Pass atau gunakan kartu debit/kredit cashless untuk naik seluruh transportasi umum tanpa ribet.
6. Penang (Malaysia): Perpaduan Wisata Kuliner & Arsitektur Bersejarah
George Town di Penang adalah surga bagi pencinta fotografi jalanan dan kuliner legendaris. Kota yang masuk dalam Warisan Dunia UNESCO ini memiliki ukuran yang pas untuk dijangkau dengan berjalan kaki (walkable city).
Kombinasi bahasa Melayu dan bahasa Inggris yang umum digunakan membuat komunikasi menjadi sangat mudah bagi wisatawan asal Indonesia.
๐จ Cari Hotel: Bandingkan harga hotel heritage bergaya kolonial di Penang melalui Trip.com.
7. Hanoi (Vietnam): Sensasi Petualangan & Kuliner Kaki Lima Murah
Hanoi menawarkan atmosfer khas yang tidak akan kamu temukan di tempat lain. Pusat kegiatan turis terletak di kawasan Old Quarter, di mana kamu bisa menikmati secangkir Egg Coffee di kedai tersembunyi atau menyantap Pho hangat di pinggir jalan.
Meskipun lalu lintasnya terkesan padat, lalu lintas tersebut memiliki “ritme” tersendiri yang aman jika kamu sudah terbiasa. Hanoi juga menjadi titik kumpul utama sebelum melanjutkan perjalanan solo ke Ha Long Bay atau Sa Pa.
8. Da Nang & Hoi An (Vietnam): Kombinasi Pantai dan Kota Tua Estetik
Jika Hanoi terlalu ramai untukmu, Da Nang dan Hoi An yang berada di Vietnam Tengah bisa jadi alternatif sempurna. Da Nang memiliki garis pantai yang bersih dan modern, sementara Hoi An menyajikan pemandangan kota tua bertabur lampion yang sangat romantis dan aman dijelajahi malam hari.
Tips Solo Traveling Hemat dan Aman untuk Pemula
Supaya perjalananmu berjalan lancar dari awal hingga kembali ke rumah, terapkan beberapa tips solo traveling penting berikut ini:
- Bagikan Itinerary dan Lokasi Real-Time: Selalu beri tahu keluarga atau teman terdekat mengenai lokasi penginapan dan rencana perjalanan harianmu.
- Pilih Penginapan Berdasarkan Ulasan Solo Traveler: Saat membaca ulasan hotel/hostel, filter ulasan khusus dari tipe tamu “Solo Traveler” untuk mengetahui situasi keamanan dan atmosfer sosialnya.
- Simpan Salinan Dokumen Penting: Selalu simpan salinan digital paspor, KTP, asuransi perjalanan, dan tiket di cloud storage (Google Drive/Dropbox).
- Siapkan Dana Darurat Terpisah: Jangan simpan seluruh uang tunai dan kartu ATM di satu dompet yang sama.
- Manfaatkan Aplikasi Pemesanan Online: Amankan tiket transportasi interkota dan akomodasi jauh-jauh hari untuk mendapatkan harga diskon.
Kesimpulan
Menjelajahi kota ramah solo traveler di atasโbaik yang berada di Indonesia maupun di Asia Tenggaraโakan memberimu perspektif baru serta meningkatkan rasa percaya diri. Mulailah dari destinasi terdekat seperti Yogyakarta atau Bandung, sebelum perlahan memberanikan diri terbang ke Chiang Mai, Penang, atau Singapura.
Kunci utama dari perjalanan mandiri bukanlah menghafal seluruh peta, melainkan keberanian untuk melangkah dan menikmati setiap momen kebebasan yang kamu miliki.
Klook.com
